"Teladan Nabi Ibrahim Menginspirasi dan Memotivasi"
- Jumat, 15-07-2022
PADANG PANJANG, KOMINFO -- Nabi Ibrahim disebut juga sebagai Bapak Para Nabi. Banyak Nabi keturunan Nabi Ibrahim. Nabi Muhammad SAW pun keturunan Nabi Ibrahim.
Nabi Ibrahim adalah seorang yang lurus. Yaitu jauh dari syirik atau mempersekutukan Allah. Dan jauh dari kesesatan. Nabi Ibrahim seorang muslim yaitu seorang yang berserah diri kepada Allah semata.
Beragam pelajaran bisa kita dapatkan dari perjalanan hidup Nabi Ibrahim untuk kita teladani. Nabi Ibrahim sosok yang menginspirasi dan memotifasi ke jalan kebaikan.
Hal itu disampaikan H. Yendri Junaidi, Lc. MA, dalam Wirid Korpri yang diikuti ASN di lingkungan Pemko Padang Panjang di Masjid Islamic Center, Jumat, (15/7).
Disampaikan, Nabi Ibrahim mengajarkan kita untuk terus memurnikan keimanan kepada Allah, termasuk dengan mengasah logika untuk meneguhkannya.
Di sisi lain, sebagai ayah, Nabi Ibrahim sangat menghargai anaknya, Nabi Ismail. Dialog Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ketika diperintah Allah untuk disembelih menggambarkan itu semua. Meski Nabi Ibrahim jelas diperintah oleh Allah, namun tidak serta merta menyembelih Nabi Ismail. Nabi Ibrahim bahkan bertanya kepada Nabi Ismail tentang pendapatnya.
Selain itu, Nabi Ibrahim mencontohkan keikhlasan untuk mengorbankan anak yang dicintainya di jalan Allah. Sanggup mengorbankan sesuatu yang kita cintai, seperti harta di jalan Allah dengan ikhlas adalah salah satu sifat orang bertakwa.
"Tentu masih banyak pelajaran yang dapat kita teladani dari Nabi Ibrahim. Sebagai hamba Allah, kita belajar untuk selalu memurnikan dan meneguhkan iman. Kita juga belajar keikhlasan dalam mengorbankan sesuatu yang kita cintai," tutup Buya Yendri.
Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), Yan Kas Bari, S.E, selaku tuan rumah wirid, mengingatkan untuk selalu melaksanakan Gerakan Padang Panjang Tertib Arsip.
"Kemarin Pemko telah melaksanakan Bimtek Manajemen Risiko. Salah satu poinnya yaitu pentingnya pemetaan salah satu risiko hilangnya arsip pada pencipta arsip," ucapnya.
Dalam kesempatan ini, pihaknya juga meminta dukungan semua pihak, agar bersama-sama turut menyukseskan acara Temu Penyair Asia Tenggara II yang akan berlangsung pada 30 November-3 Desember mendatang, yang juga akan disemarakkan sejumlah kegiatan. (andes).
